Senin, 06 Februari 2023

Pengalaman Beasiswa MEXT Research Student 2023

 Disini akan lebih banyak membahas pengalaman pribadi saat mengikuti seleksi Beasiswa MEXT 2023. Mengenai beasiswa silahkan lihat di halaman resmi kedutaan besar Jepang untuk Indonesia. 

 

Seleksi Dokumen Screening

Ditahap ini kita bisa dikatakan kita bersaing dengan dokumen pelamar lain se-indonesia. Harus memenuhi dokumen yang diperlukan untuk mendaftar seperti registration form, recommendation letter, fotocopy ijazah dll. 

Ditahap ini aku ngak berpikiriran akan masuk ketahap selanjutnya, yang sampai sekarang aku juga masih merasa 半信半疑 (setengah percaya ngak percaya) bisa sampai di tahap akhir seleksi MEXT. Pikiranku adalah tahun ini kemunggikan ngak keterima, dan tahun depan akan aku persiapkan lebih baik lagi. Jadi aku sudah merencanakan kalau gagal, aku tetap lanjut kerja dan ikut lagi tahun depan dan seterusnya sampai diterima (terdapat batas umur yaitu 32-an kalau tidak salah).


Seleksi Ujian Tulis

Setelah seleksi dokumen, para peserta dipangil untuk mengikuti tes tertulis bahasa inggris dan bahasa jepang. Untuk tes bahasa jepangnya menurutku tidak sulit, tapi untuk bahasa inggris karena semenjak kuliah kurang belajar bahasa inggris juga, jadi aku yakin nilai inggris ku ini pasti jelek. Ditahap ini tidak ada tes writting. Aku merasa setengah pede karena hanya bisa mengerjakan yang bahasa jepang. Kesan saya pribadi lebih susah membaca buku senmonsho untuk kuliah dari pada ujiannya hehe. Disini aku merasa peluangku 50:50 lumayan besar dan ada kesempatan untuk ke tahap selanjutnya.


Seleksi Wawancara

Alhamdulillah aku bisa lolos ketahap ini, ditahap ini meskipun aku gagal ngak apa-apa karena merasa bersyukur sekali sudah dipanggil untuk wawancara oleh pihak kedubes Jepang. Disaat wawancara untungnya menggunakan Bahasa Jepang sampai selesai, kalau ditambah dengan Bahasa inggris mungkin aku ngak pede jawabnya. Mengenai bahasa jepang ku pribadi pun tidak joukyuu paling setingkat chuujoukyuu atau junjoukyuu, karena dibandingin sama orang jepang bahasa jepangku belum seberapa. Kenapa karena saat itu aku bekerja sebagai tsuuyaku disalah satu perusahaan jepang di indonesia dan sedihnya aku banyak yang sulit untuk denger san mengankap perbicaraan mereka terlebih saat meeting dan terkadang orang jepang pun ngak paham sama yang omongan aku. Dan anehnya aku lolos tahap ini. Ditahap ini semuanya mengenai penilitian apa yang akan kita conduct di Jepang, lalu  rencana dan manfaat maupun tingkat terealisasinya penelitian tersebut.


4/22/2023 UPDATE 

Setelah tinggal di Higashi Hiroshima selama 19 hari, alhamdulillah bulan Idul Fitri datang. Merayakannya disini, di Masjid Islamic Cultural Centre Hiroshima (広島イスラム文化センター), Masjid tersebut adalah yang terdekat dari Kampus Hiroshima. Jadi setiap Jumatan, terawih dan Idul fitri, saya pergi kesana. Disini tidak hanya orang dari Indonesia saja, tapi juga dari Pakistan, Suriah, Yaman, India, Malaysia dan lainya. 

Berikutnya tentang kehidupan di Jepang. Disini jalanan untuk sepeda dan pejalan kaki cukup luas, jadi tidak perlu khawatir akan kendaraan. Serta pada saat menyeberang pun sudah ada traffic lamp khusus pejalan kaki dan sepeda, jadi tidak perlu risau untuk menyeberang. 

Berikutnya adalah soal akademik. Mata kuliah saya semua menggunakan Bahasa Jepang. Meskipun saya belajar di Sastra Jepang saat kuliah saya masih kesulitan dalam mendengar dan membaca. Oleh sebab itu jika tidak belajar dengan tekun bisa bahaya hehe. Disini saya masuk sebagai research student, bukan mahasiswa S2, dimana saya belum bisa mengambil mata kuliah, kuliah yang saya ikuti itu yang untuk mahasiswa S1, yang bahkan bagi saya pun sudah cukup sulit hehe. Selain itu disini mahasiswa nya sangat giat belajar, saya juga tidak mau kalah atau tertinggal, jadi saya juga mau belajar dahulu. Sekian. 

Btw disini perpustakaan tutup sampai jam 9 malam dan 8 malam pada hari sabtu dan minggu.


bersambung...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Temporary Homebound: Today`s appealing episode and how to incorporate it into Language Learning

 The ability to speak in English does not have to be perfect just as a native speaker. In fact, there are a lot more non-native speakers of ...