Kamis, 23 Februari 2023

「学年ビリのギャルが1年で偏差値を40上げて慶應大学に現役合格した話」を読んだ感想

坪田先生のもとで、もとビリギャルが慶応義塾大学に合格したさやかちゃん、リアルなお話しです。

 

周りの目を気にしない強さ

さやかちゃんは周りから見て、周りの友達による遅くまで遊んだ勉強のできない女性だと認知されていた。しかも、学校では友達を失いたくないから、彼女らと同じような恰好で通勤していた。彼女のようないわゆる勉強に無縁であるかのうような人が、なぜ日本トップ大学こと、慶応義塾大学に合格できたのか。その転換を訪れるきっかけは、坪田先生とのであい、坪田先生の経営している塾で勉強することでした。

さやかちゃんは、周りの目に気にせず性質を持っており、他人がどう言いようが、曲げずに突き進むことができた。慶応に行きたいというさやかちゃんの言葉に坪田先生がそれを真に受けて指導している中で、いろんなアドバイスや鞭撻をしながら、さやかちゃんは勉強のつらさを耐えつつ勉強し続けた。僕はとくにこのへんは一番の好きなとこころです。勉強は確かにつらい。ですが、さやかちゃんはそれにもかかわらず諦めずに限界まで勉強した姿勢に大変励まされたのです。もっとも大事な人物というば、さやかちゃんのお母さんです。お母さんのおかげで、さやかちゃんは坪田先生に会えて、安いとは言えない塾の学費も賄えて、学習に関するノウハウや助言を得ることができた。

 

周りの変化

 さやかちゃんの性格に応じた指導法で、坪田先生はさやかちゃんの信頼を得た。周りの目がとくに大人や先生でさえ信じてくれない中で、坪田先生とさやかちゃんのお母さんだけが、さやかちゃんのことを信じて、やり遂げると確信していた。学校の成績からしてどう見えても慶応には合格するはずがないさやかちゃんは、お母さんと坪田先生、また自分の将来の幸せのために一年間半にかけて腹をくくって、寝る時間を削ってまであるだけ時間を勉強にあてた。少しずつ変化を感じる友達や学校の先生も、さやかちゃんに対する態度が変えた。

さやかちゃんが勉強に専念できるように、授業中に寝ているさやかちゃんに怒った先生から「さやかちゃんは学校以外寝る時間がないのです」とさやかちゃんのお母さんと学校先生との話を聞いたクラスメイトがさやかちゃんを守ろうとしていた。

一生懸命に勉強に取り組んださやかちゃんを見たのをきっかけに 、なかなか振り向かない父親がこころを入れ替え自己反省した。また、さやかちゃんが慶応に合格したことを受けて、長年子供の教育方針が対立していた夫婦仲が良くなりました。どうやら今は一層夫婦円満しているらしいです。

 僕は、大学院に行きたいが、正直にあまり研究が好きじゃない。僕は勉強に抵抗はないが、研究を実施し論文を書くのにそんなに自信はなかった。いまだにそう感じている。でも、この本を読んで、自分もそれにチャレンジしようという気概を感じないではいられない。

この記事では本の内容をほんの少しだけ触れていたが、申し訳ございません。何かにチャレンジしようと思っていても僕みたいなモチベーションが途中で継続していない方にはもちろん、一般の方にも一読の価値は非常にあると思います。

  

最後にこの本の最高の一言を引用させていただきます。

「勉強しすぎて死んだひとはいない。ですが、何かを頑張りすぎて死なないでいるのは勉強ぐらいしかないかもしれない」 


これからも、読んだ本の感想を共有していきたいので、これからもよろしくお願いします。

Senin, 06 Februari 2023

Pengalaman Beasiswa MEXT Research Student 2023

 Disini akan lebih banyak membahas pengalaman pribadi saat mengikuti seleksi Beasiswa MEXT 2023. Mengenai beasiswa silahkan lihat di halaman resmi kedutaan besar Jepang untuk Indonesia. 

 

Seleksi Dokumen Screening

Ditahap ini kita bisa dikatakan kita bersaing dengan dokumen pelamar lain se-indonesia. Harus memenuhi dokumen yang diperlukan untuk mendaftar seperti registration form, recommendation letter, fotocopy ijazah dll. 

Ditahap ini aku ngak berpikiriran akan masuk ketahap selanjutnya, yang sampai sekarang aku juga masih merasa 半信半疑 (setengah percaya ngak percaya) bisa sampai di tahap akhir seleksi MEXT. Pikiranku adalah tahun ini kemunggikan ngak keterima, dan tahun depan akan aku persiapkan lebih baik lagi. Jadi aku sudah merencanakan kalau gagal, aku tetap lanjut kerja dan ikut lagi tahun depan dan seterusnya sampai diterima (terdapat batas umur yaitu 32-an kalau tidak salah).


Seleksi Ujian Tulis

Setelah seleksi dokumen, para peserta dipangil untuk mengikuti tes tertulis bahasa inggris dan bahasa jepang. Untuk tes bahasa jepangnya menurutku tidak sulit, tapi untuk bahasa inggris karena semenjak kuliah kurang belajar bahasa inggris juga, jadi aku yakin nilai inggris ku ini pasti jelek. Ditahap ini tidak ada tes writting. Aku merasa setengah pede karena hanya bisa mengerjakan yang bahasa jepang. Kesan saya pribadi lebih susah membaca buku senmonsho untuk kuliah dari pada ujiannya hehe. Disini aku merasa peluangku 50:50 lumayan besar dan ada kesempatan untuk ke tahap selanjutnya.


Seleksi Wawancara

Alhamdulillah aku bisa lolos ketahap ini, ditahap ini meskipun aku gagal ngak apa-apa karena merasa bersyukur sekali sudah dipanggil untuk wawancara oleh pihak kedubes Jepang. Disaat wawancara untungnya menggunakan Bahasa Jepang sampai selesai, kalau ditambah dengan Bahasa inggris mungkin aku ngak pede jawabnya. Mengenai bahasa jepang ku pribadi pun tidak joukyuu paling setingkat chuujoukyuu atau junjoukyuu, karena dibandingin sama orang jepang bahasa jepangku belum seberapa. Kenapa karena saat itu aku bekerja sebagai tsuuyaku disalah satu perusahaan jepang di indonesia dan sedihnya aku banyak yang sulit untuk denger san mengankap perbicaraan mereka terlebih saat meeting dan terkadang orang jepang pun ngak paham sama yang omongan aku. Dan anehnya aku lolos tahap ini. Ditahap ini semuanya mengenai penilitian apa yang akan kita conduct di Jepang, lalu  rencana dan manfaat maupun tingkat terealisasinya penelitian tersebut.


4/22/2023 UPDATE 

Setelah tinggal di Higashi Hiroshima selama 19 hari, alhamdulillah bulan Idul Fitri datang. Merayakannya disini, di Masjid Islamic Cultural Centre Hiroshima (広島イスラム文化センター), Masjid tersebut adalah yang terdekat dari Kampus Hiroshima. Jadi setiap Jumatan, terawih dan Idul fitri, saya pergi kesana. Disini tidak hanya orang dari Indonesia saja, tapi juga dari Pakistan, Suriah, Yaman, India, Malaysia dan lainya. 

Berikutnya tentang kehidupan di Jepang. Disini jalanan untuk sepeda dan pejalan kaki cukup luas, jadi tidak perlu khawatir akan kendaraan. Serta pada saat menyeberang pun sudah ada traffic lamp khusus pejalan kaki dan sepeda, jadi tidak perlu risau untuk menyeberang. 

Berikutnya adalah soal akademik. Mata kuliah saya semua menggunakan Bahasa Jepang. Meskipun saya belajar di Sastra Jepang saat kuliah saya masih kesulitan dalam mendengar dan membaca. Oleh sebab itu jika tidak belajar dengan tekun bisa bahaya hehe. Disini saya masuk sebagai research student, bukan mahasiswa S2, dimana saya belum bisa mengambil mata kuliah, kuliah yang saya ikuti itu yang untuk mahasiswa S1, yang bahkan bagi saya pun sudah cukup sulit hehe. Selain itu disini mahasiswa nya sangat giat belajar, saya juga tidak mau kalah atau tertinggal, jadi saya juga mau belajar dahulu. Sekian. 

Btw disini perpustakaan tutup sampai jam 9 malam dan 8 malam pada hari sabtu dan minggu.


bersambung...





Temporary Homebound: Today`s appealing episode and how to incorporate it into Language Learning

 The ability to speak in English does not have to be perfect just as a native speaker. In fact, there are a lot more non-native speakers of ...